Ucapan Idul Fitri, Ini Arti Minal Aidin Wal Faizin dan Taqabalallahu Minna Wa Minkum

Kastolani Marzuki
Melakukan silaturahmi dan bermaaf-maafan sambil mengucapkan minal aidin wal faizin kerap dilakukan Muslim di momen Lebaran Idul Fitri. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kalimat minal 'aidin wal faizin kerap diucapkan Muslim di momen Lebaran Idul Fitri. Sebagian besar mungkin menganggap kalimat itu mengandung arti mohon maaf lahir dan batin. Namun, sebenarnya arti itu keliru.

"Bahwa ucapan 'minal aidin wal faizin' dalam bahasa Arab memang bukan bermakna 'mohon maaf lahir dan batin'. Sayangnya, banyak orang yang terlanjur salah kaprah. Mungkin karena tidak tahu bahasa Arab, atau tahu tapi kurang teliti, lalu seakan-akan ungkapan ini bermakna mohon maaf lahir dan batin," kata Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat MA dikutip dari laman rumahfiqih, Rabu (12/5/2021).

Menurut Ahmad Sarwat, jika dibedah kata-katanya satu per satu, tidak ada satu pun yang mengandung unsur minta maat, apalagi pakai lahir dan batin.

Kalimat Minal = من. Kata aslinya bukan minal tetapi hanya 'min'. Namun karena pembacaannya disambung dengan kata al-aidin sesudahnya  diawali dengan alif-lam (makrifah), maka kalau dibaca keduanya menjadi min al-aidin atau kadang ditulisnya menjadi minal aidin,

Secara harfiyah, kata 'min' itu berarti dari, termasuk atau sebagian dari. Misalnya pepatah arab bilang an-nadzafatu minal iman, kebersihan itu sebagian dari iman.

Sedangkan Aidini = عائدين. Kata ini adalah isim fail (pelaku) dari perbuatan kembali. Asal katanya dalam bentuk fi'il madhi adalah 'aada - ya'uudu (عاد - يعود).

Bentuk tunggal isim failnya adalah 'aid saja, tetapi karena jumlahnya banyak, maka bentuknya jamaknya menjadi 'aidin. Aritnya adalah orang-orang yang kembali.

Wal = و Artinya adalah 'dan'.

Faizin = الفائزين

Faizin adalah bentuk isim fail dalam bentuk jamak. Bentuk tunggalnya adalah faiz saja. Dan kata dasarnya adalah faaza - yafuuzu (فاز - يفوز) yang artinya menang atau beruntung.

Maka kata 'faizin' artinya adalah orang-orang yang menang atau mendapatkan kemenangan. Dan juga bermakna orang-orang yang beruntung atau mendapatkan keberuntungan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Muslim
8 hari lalu

Halalbihalal Dalam Islam: Pengertian, Sejarah dan Hikmahnya

Buletin
16 hari lalu

Ratusan Rumah di Jakarta Terendam Banjir saat Lebaran

Megapolitan
18 hari lalu

Ragunan Tutup saat Lebaran Hari Pertama, Kapan Bukanya?

Nasional
18 hari lalu

Jokowi Salat Idul Fitri di Masjid Al-Bina GBK, Disambut Hangat Jemaah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal