Minta Maaf Jelang Ramadhan Dianggap Bid'ah, Begini Penjelasannya

Kastolani Marzuki
Ilustrasi permintaan maaf jelas Ramadhan. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Jelang Bulan Ramadhan 1442 Hijriah banyak berseliweran ucapan permintaan maaf maupuan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan di media sosial. Fenomena itu lazim terjadi tiap momen spesial termasuk menjelang datangnya Bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi.

Permintaan maaf pada dasarnya sangat baik dan dianjurkan oleh agama. Permintaan maaf pun sebenarnya tidak ada batasan waktu atau dibatasi waktu misalnya saat Hari Raya Idul Fitri ataupun momen jelang Ramadhan seperti sekarang ini.

Karena itu, tidak sedikit yang kemudian melabeli permintaan maaf jelang Ramadhan adalah perbuatan bid'ah.

Direktur Rumah Fiqih Indonesia Ustaz Ahmad Sarwat LC mengatakan, tidak ada dalil yang sharih dan eksplisit tentang perintah atau anjuran untuk saling bermaafan menjelang Bulan Ramadhan.

"Oleh karena itulah ada sebagian kalangan dari umat ini yang langsung mencap fenomena itu sebagai bid'ah. Sebab dalam pandangan mereka, pengertian bid'ah adalah sebatas tidak adanya dalil eksplisit atas suatu masalah yang berkembang di tengah masyarakat," kata Ahmad Sarwat dikutip iNews.id dari laman rumahfiqih, Minggu (11/4/2021).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Minta Maaf Telat Terima Surat Kepercayaan Dubes Negara Sahabat

57 tahun lalu

Sarwendah Akui Ngomong Kasar di Medsos, Minta Fans Tetap Setia Mendukungnya

57 tahun lalu

Ngomong Kasar di Medsos, Sarwendah Minta Maaf ke Anak-Anak

57 tahun lalu

Sarwendah Akhirnya Minta Maaf! Akui Ucapannya Salah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal