Bacaan Niat Puasa Syawal dan Artinya

Kastolani Marzuki
Ilustrasi buka puasa. Muslim dianjurkan melaksanakan puasa Syawal. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Selepas menjalankan puasa wajib di Bulan Ramadhan, Muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa Syawal. Puasa sunnah ini boleh dilaksanakan enam hari berturut-turut. Boleh juga dilakukan tidak berurutan asalkan masih berada di Bulan Syawal.

Puasa Syawal hukumnya sunah. Karena itu, berbeda dengan puasa wajib di Bulan Ramadhan yang mengharuskan meniatkannya pada malam hari. Niat puasa Syawal ini boleh dilakukan di pagi hari jika terlupa pada malam hari asalkan  belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa.

Berikut lafadz bacaan niat untuk puasa Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwaali lillaahi ta‘aalaa.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”

Dalil Puasa Syawal

Sebagian orang meragukan hadis berpuasa enam hari di bulan Syawal, akan tetapi keraguan itu terbantahkan oleh bukti-bukti periwayatan hadis. Perhatikan ungkapan Syekh Abdullah bin Abdul al-Bassam berikut.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pahala Berlipat! Ini Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin: Arab dan Artinya

57 tahun lalu

Bolehkah Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan? Begini Hukumnya

57 tahun lalu

Niat Puasa Syawal Sekaligus Qadha Ramadhan, Teks Arab dan Artinya

57 tahun lalu

Kapan Berakhirnya Puasa Syawal 2025? Simak Batas Waktunya, Bacaan Niat & Keutamaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal