Pengertian Haji Qiran dan Cara Pelaksanaannya Lengkap

Tika Vidya Utami
Haji QIran dan Cara Melaksanakannya (Freepik)

Kegiatan di Makkah

a. Saat tiba di Makkah, jemaah yang mengerjakan haji qiran disunahkan melakukan tawaf qudum.
b. Tawaf qudum bukan tawaf umrah dan tawaf haji. Selanjutnya boleh diikuti dengan sa’i atau tidak. Apabila diikuti sa’i, maka sa’i yang dilakukan termasuk sa’i haji. Pada saat melakukan thawaf ifadah, tidak perlu melaksanakan sa’i lagi
c. Apabila setelah melaksanakan thawaf qudum jemaah melanjutkannya dengan melakukan sa’i, maka jemaah tidak mengakhiri sa’i dengan memotong rambut. Memotong rambut dilaksanakan setelah wukuf serta datang di Mina setelah atau sebelum melontar jumrah Aqabah pada 10 Dzulhijjah.
d. Ibadah zikir, doa haji qiran dilakukan sejak dari wukuf hingga selesai pelaksanaan haji tamattu.
e. Saat jemaah melakukan tawaf ifadah, ia harus melaksanakan sa’i apabila waktu tawaf qudum belum melakukan sa'i.
f. Saat akan meninggalkan Makkah, jemaah wajib melaksanakan tawaf wada.

Mengubah Niat

Mengubah niat dari haji qiran menjadi tamattu hukumnya diperbolehkan. Namun ia dikenakan dam nusuk. serta dam mengubah niat. Sementara, niat dari qiran ke ifrad hukumnya boleh, namun cara ini dikenakan dam lantaran mengubah niat, tanpa perlu kembali ke miqat.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Dasco Apresiasi Banyak Terobosan Layanan Haji 2026, Lebih Teratur dan Rapi

Nasional
7 jam lalu

Alhamdulillah, 3 Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

Nasional
5 jam lalu

Kisah Perjuangan Penjual Kangkung Berangkat Haji, Kumpulkan Uang sejak 1963

Nasional
9 jam lalu

Ada Aplikasi Kawal Haji, Jemaah Bisa Laporkan Berbagai Kendala

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal