Rahasia Hajar Aswad, Batu Surga yang Berubah Hitam karena Dosa Manusia

Kastolani Marzuki
Hajar aswad batu dari surga diletakkan di sudut ka'bah. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Umat Islam percaya bahwa Hajar Aswad diturunkan langsung dari surga dan diberikan kepada Nabi Ibrahim oleh Malaikat Jibril. Batu itu dikelilingi bingkai yang terbuat dari perak murni dan terletak di sudut Ka'bah, sekitar satu setengah meter dari permukaan tanah.

Selama umrah atau haji, umat Islam dianjurkan untuk menyentuh batu itu setiap kali selesai tawaf (mengelilingi) di sekitar Ka'bah.

Namun, karena banyaknya peziarah yang berkunjung setiap tahun, diperkenankan bagi jamaah untuk melambai ke arah Hajar Aswad dari kejauhan.

Hajar Aswad hanyalah batu yang tidak memberikan mudarat atau manfaat, begitu juga dengan Ka’bah,  hanyalah bangunan yang terbuat dari batu. Akan tetapi apa yang dilakukan dalam prosesi ibadah haji tersebut adalah sekedar mengikuti ajaran dan sunnah Nabi SAW. Jadi apa yang dilakukan bukanlah menyembah batu, dan tidak juga menyembah Ka’bah.

Umar bin Khattab berkata “Aku tahu bahwa kau hanyalah batu, kalaulah bukan karena aku melihat kekasihku Nabi SAW menciummu dan menyentuhmu, maka aku tidak akan menyentuhmu atau menciummu.”

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangis Ashanty Pecah di Depan Kakbah, Cium Hajar Aswad Jadi Kenyataan

57 tahun lalu

Matahari Tepat di Atas Ka'bah 27-28 Mei 2026, Waktunya Cek Arah Kiblat

57 tahun lalu

Doa dan Dzikir di Depan Ka'bah yang Mustajab, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

57 tahun lalu

Prompt Gemini AI di depan Ka'bah Ternyata Bisa Hasilkan Foto Realistis seperti Asli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal