Surat Al Mulk Ayat 1-10, Latin, Arti, Tafsir tentang Kekuasaan Allah dan Penyesalan Orang Kafir

Kastolani Marzuki
Surat Al Mulk Ayat 1-10 lengkap dengan arti dan tafsir tentang kekuasaan Allah. (Foto: ist)

Tafsir Surat Al Mulk Ayat 1-10

Ayat 1

Ayat ini menerangkan bahwa Allah Yang Mahasuci dan yang tidak terhingga rahmat-Nya, adalah penguasa semua kerajaan dunia yang fana ini dengan segala macam isinya, dan kerajaan akhirat yang terjadi setelah lenyapnya kerajaan dunia.

Ayat 2: 

Dalam ayat ini diterangkan bahwa Tuhan yang memegang kekuasaan kerajaan dunia dan kerajaan akhirat serta menguasai segala sesuatunya itu, adalah Tuhan yang menciptakan kematian dan kehidupan. Hanya Dia yang menentukan saat kematian setiap makhluk. Jika saat kematian itu telah tiba, tidak ada suatu apa pun yang dapat mempercepat atau memperlambatnya barang sekejap pun. Demikian pula keadaan makhluk yang akan mati, tidak ada suatu apa pun yang dapat mengubahnya dari yang telah ditentukan-Nya. 

Ayat 3 :

Allah menerangkan bahwa Dialah yang menciptakan seluruh langit secara bertingkat di alam semesta. Tiap-tiap benda alam itu seakan-akan terapung kokoh di tengah-tengah jagat raya, tanpa ada tiang-tiang yang menyangga dan tanpa ada tali-temali yang mengikatnya. Tiap-tiap langit itu menempati ruangan yang telah ditentukan baginya di tengah-tengah jagat raya dan masing-masing lapisan itu terdiri atas begitu banyak planet yang tidak terhitung jumlahnya.

Tiap-tiap planet berjalan mengikuti garis edar yang telah ditentukan baginya. Allah berfirman: Dia menciptakan langit tanpa tiang sebagaimana kamu melihatnya, dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi agar ia (bumi) tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembangbiakkan segala macam jenis makhluk bergerak yang bernyawa di bumi. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. (Luqman/31: 10) Semua benda langit beserta bintang-bintang yang terdapat di dalamnya tunduk dan patuh mengikuti ketentuan dan hukum yang ditetapkan Allah baginya. Semuanya tetap seperti itu sampai pada waktu yang ditentukan baginya.

Ayat 4 :

Dalam ayat ini, Allah SWT menanyakan kepada manusia dengan mengatakan bahwa sekali pun manusia berulang-ulang memperhatikan, mempelajari, dan merenungkan seluruh ciptaan Allah, pasti ia tidak akan menemukan kekurangan dan cacat, walau sedikit pun. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kedahsyatan Surat Al Mulk yang Dibaca Sebelum Tidur, 2 Malaikat Kubur Ini Kabur

57 tahun lalu

5 Keutamaan Surat Al Mulk Sebelum Tidur, Penyelamat Siksa Kubur hingga Masuk Surga

57 tahun lalu

Arti Allahumma Ballighna Ramadhan? Simak Penjelasannya di Sini!

57 tahun lalu

Khutbah Kedua Jumat Latin: Doa Mustajab untuk Kebaikan Umat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal