Tangkal Radikalisme, ISNU Minta PBNU Perkuat Ajaran Aswaja di Pemerintahan

Irfan Ma'ruf
ISNU mengusulkan agar PBNU memperkuat ajaran Aswaja di ranah publik termasuk di pmerintahan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) mengusulkan kepada PBNU untuk memperkuat ajaran Ahlusunnah wal jamaah (Aswaja) di ranah publik termasuk di wilayah lembaga kenegaraan dan pemerintahan.

Hal itu diungkapkan Ketua Pengurus Wilayah ISNU Jawa Timur M Mas'ud Said dalam forum rapat Komisi Program Kerja Munas dan Kombes Nahdlatul Ulama di Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

Dia juga mengingatkan agar proliferasi atau pengembangan ideologi yang dianggap sebagai salah satu penangkal radikalisme serta pemahaman Islam yang lebih damai dan sejuk ditopang kodifikasi ajaran melalui penulisan buku Aswaja yang dapat dipelajari di kalangan umum dan sebagai bahan pendidikan keagamaan di masyarakat umum.

"Jadi pada saat NU sudah memasuki abad kedua usianya, Aswaja yang mengajarkan Islam Wasathiyah dan akhlak keberagamaan yang pas dalam konteks bernegara dan berpemerintahan sudah harus bisa menjadi bagian kurikulum pendidikan kenegaraan dan keagamaan dengan memodernisasi lembaga lembaga pendidikannya," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/9/2021).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Gus Yahya: RI Bisa Manfaatkan Board of Peace untuk Dorong Perdamaian AS-Israel dan Iran

Nasional
16 jam lalu

Momen Prabowo Buka Puasa Bersama Ulama, Duduk Semeja dengan Rais Aam PBNU-Ketum MUI

Nasional
19 jam lalu

Pimpinan MUI, PBNU hingga Muhammadiyah Hadiri Bukber bareng Prabowo di Istana

Nasional
17 hari lalu

PBNU Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal