Teks Khutbah Jumat Singkat Keutamaan Bulan Rabiul Awal Lengkap Doa Penutupnya

Kastolani Marzuki
Ilustrasi teks khutbah Jumat singkat tentang keutamaan Bulan Rabiul Awal. (Foto: Freepik)

Semua fenomena yang menimpa kerajaan Persia di malam itu menunjukan keagungan baginda Nabi Muhammad Saw. Tanpa harus mendatangi negeri itu beliau mampu memperingatkan penghuninya agar menyudahi kemusyrikan mereka.

Hadirin Jama’ah Jum’at yang dirahmati Allah
Al-Syaikh Yusuf Khatar mengatakan "Sesungguhnya Rasulullah Saw mengagungkan hari kelahirannya. Beliau bersyukur kepada Allah Swt pada hari itu atas kenikmatan besar yang menimpanya.

Sebab dengan wujudnya beliau di bumi seluruh makhluk yang wujud berbahagia. Rasulullah Saw melakukan bentuk penghormatan ini dengan cara berpuasa. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abi Qatadah disebutkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

 عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ الِاثْنَيْنِ فَقَالَ فِيهِ وُلِدْتُ وَفِيهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ

Artinya: Dari Abu Qatadah Al Anshari radliallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, maka beliau pun menjawab: "Di hari itulah saya dilahirkan, dan pada hari itu pula, wahyu diturunkan atasku." (HR. Muslim) [No. 1162 Syarh Shahih Muslim] Shahih. 

Yang demikian itu termasuk dalam substansi merayakan maulid Rasulullah Saw. Meskipun dalam bentuk yang berbeda, namun secara substansi sama. Baik dengan cara berpuasa, memberi makanan, berkumpul berdzikir, membaca shalawat kepada baginda Nabi Saw, atau mendengarkan perangai-perangai beliau yang mulia.

Hadirin Jama’ah Jum’at yang dirahmati Allah

Al-Syaikh Ibnu al-Haj mengatakan : "Sudah selayaknya ketika memasuki bulan Rabiul Awal ini, agar kita mengagungkan dan memuliakannya. Yaitu dengan cara mengikuti jejak langkah Rasulullah Saw, di mana beliau mengkhususkan beberapa waktu utama dengan menambahkan beberapa amal kebajikan dan memperbanyak kebaikan di dalamnya. 

Karena itu, sudah sewajarnya Muslim mengungkapkan kegembiraan atas rahmat Allah SWT atas kelahiran Sang Nabi mulia. Pengungkapan rasa gembira itu memang dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan anugerah dari Tuhan. Sebagaimana firman Allah SWT. 

قُلْ بِفَضْلِ اللهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا 

Artinya: “Katakanlah: ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya hendaklah (dengan itu) mereka bergembira’ “. (QS.Yunus: 58) 

Allah Ta’ala memerintahkan kita bergembira atas rahmat_Nya dan Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam jelas merupakan rahmat Allah terbesar bagi kita dan semesta alam. 
Allah berfirman : وَمَا أرْسَلـْنَاكَ إلَّا رَحْمَةً لِلعَالَمِـيْنَ 

“Dan Kami tidak mengutusmu kecuali sebagai rahmat bagi alam semesta”. (QS.Al-Anbiya:107) 

Ibnu Katsir menjelaskan , melalui ayat tersebut Allah SWT memberitahukan bahwa Dia (Allah) menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat buat semesta alam.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Muslim
14 hari lalu

Teks Khutbah Jumat 17 April 2026 Singkat Terbaru, Keutamaan Bulan Dzulqa'dah

Muslim
21 hari lalu

Teks Khutbah Jumat 10 April 2026 Pekan Ketiga Bulan Syawal Singkat Menyentuh Hati

Muslim
28 hari lalu

Teks Khutbah Jumat Bulan Syawal Minggu Kedua 3 April 2026 Singkat Menyentuh Hati

Muslim
1 bulan lalu

Teks Khutbah Jumat 20 Maret 2026 Sedih: Ketika Langit-Bumi Menangis Ditinggalkan Ramadhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal