“Semua tuh pasti kayak amati, tiru, modifikasi,” ujarnya.
Karena itu, pembeda seorang kreator tidak selalu terletak pada jenis kontennya. Karakter kreator yang muncul dalam setiap konten juga dapat menjadi identitas yang membuat penonton mengingat pembuatnya.
“Yang bener-bener 100 persen OG itu udah enggak ada,” kata Fodos.
Dia mencontohkan konten vlog maupun mukbang yang sudah berkembang sejak lama. Meski demikian, masing-masing kreator tetap dapat memiliki ciri khas yang membuat penonton mengenali kontennya.
Bagi Fodos, pengalaman tiga tahun membuat konten tanpa penghasilan menjadi bagian dari proses membangun karier. Dari sekadar menjalankan hobi, dia kemudian belajar memahami industri, membangun konsistensi, menentukan arah konten, hingga menemukan karakter yang menjadi identitasnya sebagai kreator.