2. Operasi BBL Dilakukan di Turki
Denada memilih Turki setelah melakukan riset panjang mengenai prosedur BBL. Dia juga mempertimbangkan pengalaman dokter serta hasil operasi yang pernah dilihat dari sejumlah temannya.
Menurut Denada, BBL termasuk prosedur bedah kecantikan yang memiliki risiko medis tinggi sehingga membutuhkan pertimbangan matang sebelum dijalani.
3. Tak Boleh Duduk Selama 2 Bulan
Salah satu hal paling mengejutkan dari pengalaman Denada menjalani BBL adalah masa pemulihan yang panjang. Dia mengaku tidak boleh duduk maupun tidur telentang selama dua bulan.
Selain itu, Denada juga harus mengenakan korset sepanjang masa pemulihan untuk mengikuti ketentuan perawatan setelah operasi.
4. Recovery BBL Lebih Berat dari Facelift
Denada mengaku pernah menjalani sejumlah operasi plastik, mulai dari operasi hidung, pembesaran payudara hingga facelift. Namun, BBL menjadi prosedur dengan masa pemulihan paling tidak nyaman yang pernah dialaminya.