Beberapa penonton lokal (Malaysia) menegur tindakan tersebut. Teguran inilah yang kemudian memicu reaksi berantai di media sosial.
2. Respons Sejumlah KNetz Dinilai Rasis
Alih-alih meredakan situasi, sejumlah komentar dari akun yang disebut sebagai KNetz justru memperkeruh suasana.
Beberapa unggahan viral berisi sindiran terhadap warga Asia Tenggara, termasuk stereotip soal warna kulit dan kondisi ekonomi. Komentar tersebut dianggap rasis oleh banyak netizen ASEAN.
Cuplikan tangkapan layar pun menyebar luas dan memantik kemarahan.
3. Munculnya Istilah SEAblings sebagai Bentuk Solidaritas
Sebagai respons, netizen dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, hingga Singapura bersatu menggunakan istilah SEAblings, gabungan dari SEA (Southeast Asia) dan siblings.
Istilah ini menjadi simbol solidaritas regional. Tagar terkait SEAblings dan KNetz bahkan sempat masuk jajaran trending topic di X dengan ribuan cuitan dalam waktu singkat.