Zaskia juga meluruskan anggapan bahwa tindakan tersebut akan membuat bentuk hidung Kaba menjadi lebih mancung.
"Gak akan ada pengaruh lebih mancung udahannya, ya, guys," tulisnya.
Dia menyadari masih ada kemungkinan peradangan kembali terjadi di kemudian hari. Namun, menurut Zaskia, kondisi tulang hidung yang sudah diperbaiki diharapkan tidak lagi membuat saluran pernapasan tertutup seperti sebelumnya.
"Tindakan 1 jam, dan besok paginya sudah bisa pulang. 3 hari pasca-reduction masih mampet, karena pemulihan, tapi InsyaAllah setelah itu napas lebih lega," tuturnya.
Zaskia juga mengatakan tindakan tersebut merupakan prosedur ketiga yang dijalani anak-anaknya.
Dia mengimbau orang tua yang menemukan kebiasaan anak sering bernapas melalui mulut atau mendengkur untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Menurut dia, pemeriksaan awal dapat dilakukan ke dokter spesialis THT.
Bhai Kaba Bramantyo sendiri kini masih menjalani masa pemulihan setelah tindakan tersebut. Zaskia berharap kondisi Kaba segera membaik sehingga sang anak dapat kembali bernapas dengan lebih lega.