Ia menegaskan, keputusan untuk tidak melanjutkan ke jenjang pernikahan bukan tanpa alasan. Menurutnya, ada hal-hal mendasar yang membuat hubungan tersebut tidak bisa dipaksakan.
Meski demikian, Ramzy memastikan bahwa Anrez tetap berkomitmen penuh terhadap anak yang dilahirkan Friceilda. Tanggung jawab sebagai ayah, kata dia, tidak pernah dihindari sejak awal.
“Jangan disamakan antara tanggung jawab terhadap anak dengan hubungan personal. Klien kami tetap bertanggung jawab,” tegasnya.
Pihak Anrez juga menyayangkan narasi yang berkembang di publik seolah-olah dirinya lepas tangan. Padahal, berbagai upaya komunikasi hingga pertemuan dengan pihak keluarga Friceilda telah dilakukan.
Ramzy kembali menekankan bahwa persoalan ini seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus menjadi konsumsi publik. Ia berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak memperkeruh suasana.