Namun, dia sedang khawatir dengan kondisi putranya yang diketahui sudah tak masuk sekolah selama dua hari hingga sulit tidur.
"Baik-baik sajalah. Tapi dua hari ini enggak nelpon. Cuma, karena saya dengar dia, saya lihat di wawancara, toh, katanya sudah enggak tidur, sudah enggak masuk sekolah dua hari ini. Mungkin hari ini juga saya ke sana," ujar Joko.
Lebih lanjut, Joko Suyoto menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap manajemen Farel. Dia pun menyayangkan ucapan Rais yang menyebut pihak keluarga lah yang menghabiskan uang Farel.
"Sebetulnya banyak, tentang omongan dia lewat podcast, lewat wawancara. Bahkan saya kan kemarin sempat diam. Setelah Farel itu turun bicara, saya diam. Eh, kok malah si manajernya itu yang nyerocos, bahkan 1 hari bisa 2 kali, 3 kali, kan? Saya enggak cari sensasi lagi, saya diam. Tapi kok semakin ke mana-mana," katanya.
Sebelumnya, Joko Suyoto menyampaikan protes keras kepada manajernya, Rais di media sosial. Joko mempertanyakan kebenaran klaim penghasilan anaknya yang disebut-sebut telah mencapai Rp10 miliar.
Saat dikonfirmasi awak media, Rais menjelaskan angka Rp10 miliar yang dipermasalahkan Joko bukanlah angka tetap. Rais menyebut nominal itu merupakan angka perkiraan yang diucapkan dalam konteks pertanyaan mengenai total pendapatan Farel Prayoga sejak dikenal luas sebagai penyanyi.