"Ini sebenarnya luasnya enggak terlalu luas. Tanahnya sih 730 meter, tanah sebelah 830 meter. Jadi, kalau ditotal itu 1.560 meter," ujar Maia.
Membangun rumah dengan desain layaknya mal, Maia mengusung konsep tropical. Dia mengaku terinspirasi dari sebuah villa yang dikunjunginya saat berlibur ke Afrika bersama Irwan.
"Waktu aku ke Afrika ada villa yang aku suka banget. Nah, aku ambil konsep itu," kata Maia.
Tak tanggung-tanggung, Maia sampai menggunakan jasa desainer interior asal luar negeri. Sementara sang arsitek merupakan adik iparnya sendiri.
"Kebetulan yang bangun tuh adik iparku sendiri, jadi hemat," kata Maia.
"Tapi yang ngedesain interior ada orangnya Daddy (Irwan), jadi dia biasa bikin Time Internasional punya store, butik-butiknya Daddy. Nah, dia yang (desain) interiornya," ujarnya.