"Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya," ungkapnya, seraya menegaskan bahwa kesalahan tersebut tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.
Lebih lanjut, Mohan menyatakan siap menerima berbagai konsekuensi atas polemik yang terjadi, mulai dari kehilangan pekerjaan hingga runtuhnya kepercayaan publik. Ia menyebut hal tersebut sebagai pelajaran berat dalam hidupnya.
Namun, pernyataan itu justru memantik kritik lanjutan di ruang publik. Sejumlah warganet mempertanyakan arah permintaan maaf Mohan yang dinilai lebih fokus pada dampak sosial dan personal, ketimbang menyentuh substansi dugaan pelecehan dan pihak yang disebut-sebut menjadi korban.
Menutup klarifikasinya, Mohan kembali meminta maaf kepada pihak-pihak yang merasa kecewa dan meminta agar orang-orang di sekitarnya tidak ikut terseret dalam pusaran isu pelecehan seksual ini.
Sebelumnya, ramai di X curhatan seorang netizen dengan nama Saa mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan owner brand lokal berinisial M. Di pernyataannya, Saa tidak menyebutkan nama pelaku.