Sebagai informasi, Tsania Marwa dan Atalarik Syach telah lama terlibat konflik terkait hak asuh anak sejak perceraian mereka sembilan tahun lalu. Meski putusan pengadilan menetapkan hak asuh berada di pihak Tsania, kedua anak mereka selama ini tinggal bersama sang ayah.
Upaya eksekusi yang dilakukan bersama Pengadilan Agama Cibinong sebelumnya belum membuahkan hasil. Hingga akhirnya, Tsania memilih mengalah demi menjaga kondisi psikologis anak-anak, dan selama ini hanya dapat bertemu mereka di lingkungan sekolah.