Diduga, Marithe Francois Girbaud bukan satu-satunya brand yang mengambil langkah antisipatif. Sejumlah merek lain disebut mulai menarik atau menyesuaikan materi promosi yang melibatkan Cha Eun Woo, meski belum disertai pengumuman resmi.
Kasus ini bermula dari temuan otoritas pajak Korea Selatan terkait struktur kontrak tidak transparan antara agensi Fantagio dan sebuah perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo. Perusahaan tersebut dinilai tidak memberikan layanan nyata, namun tetap menerima pembagian keuntungan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, kantor pajak menetapkan perusahaan milik ibu Cha Eun Woo sebagai perusahaan cangkang atau *paper company*. Atas temuan tersebut, otoritas menjatuhkan tagihan pajak tambahan senilai lebih dari 20 miliar won.
Kasus ini pun disebut-sebut sebagai salah satu dugaan penggelapan pajak terbesar yang pernah melibatkan satu individu di industri hiburan Korea Selatan, sekaligus menjadi ujian berat bagi karier dan citra Cha Eun Woo di mata publik internasional.