Dalam pidato kemenangannya, Idgitaf menyinggung bagaimana hujan bisa menjadi sesuatu yang dibenci oleh masyarakat yang mengalami banjir dan longsor. Namun, di sisi lain, hujan justru sangat dirindukan oleh mereka yang menghadapi kebakaran hutan.
“Berbicara tentang hujan, di luar sana ada yang sangat membenci hujan karena longsor dan banjir, ada juga yang sedang merindukan hujan karena kebakaran hutan dan lain sebagainya,” ujar Idgitaf.
Dia kemudian menekankan bahwa masyarakat yang berada dalam situasi berbeda tersebut sama-sama membutuhkan pemulihan dan pertanggungjawaban.
“Walaupun mereka berbeda situasinya dalam mencintai atau membenci hujan, ada kesamaan dalam keduanya, mereka membutuhkan restorasi dan akuntabilitas,” lanjutnya.
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian penting dari pidato kemenangan Idgitaf yang mendapat perhatian dalam penyelenggaraan AMI Awards tahun ini.