“Saya sudah menyerahkan ini ke kuasa hukum saya untuk ditindaklanjuti secara hukum, termasuk kepada media yang ikut menyebarkan tanpa verifikasi,” lanjutnya.
Sarwendah juga menyoroti media yang ikut memberitakan video tersebut tanpa melakukan verifikasi. Menurutnya, penyebaran konten palsu sebagai sebuah fakta sudah melewati batas.
Meski tengah menghadapi tudingan tersebut, Sarwendah mengatakan dirinya tetap ingin fokus menjalankan tanggung jawab sebagai ibu. Dia memilih berkonsentrasi mengurus ketiga anaknya di tengah persoalan yang sedang dihadapi.
Namun, Sarwendah tidak ingin tinggal diam ketika tuduhan tersebut dianggap telah merugikan dirinya. Dia pun menyerahkan proses selanjutnya kepada kuasa hukum untuk mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai menyebarkan konten tersebut.