Sementara itu Dokter Kamelia juga mengaku sudah mengetahui adanya dugaan penyiksaan sejak awal kejadian. Namun ia merasa tidak memiliki hak untuk membongkar dugaan penyiksaan tersebut ke publik, sehingga memilih untuk menunggu proses persidangan.
"Oh sudah tahu kok. Dari pas kelar kejadian itu kan teman-temannya sudah ngasih tahu kalau ada penyiksaan itu, tapi kan bukan ranah saya untuk membuka di awal-awal. Kan kubilang nanti saja lihat di persidangan," katanya.
Saat ditanya apakah pernah melihat bekas luka pada tubuh Ammar, ia menyebut tidak ada tanda penyetruman pada Ammar. Dokter Kamelia pun mengatakan bahwa Ammar tidak sampai disetrum, namun sempat mendapat beberapa pukulan.
"Enggak, Alhamdulillah kalau Bang Ammar kayaknya enggak sampai disetrum kali ya, cuma dipukul-pukul doang. Mungkin kalau teman-temannya disetrum," ungkapnya.