Pihak kuasa hukum menyayangkan adanya pihak-pihak yang mencoba menghakimi perjalanan spiritual sang klien. Sebab menurutnya, hal tersebut bersifat pribadi di mana menyangkut hubungan seseorang dengan Tuhan.
"Keyakinan seseorang kan perjalanan spiritual, tidak boleh dipersoalkan bagaimana dia cara beribadah, itu tidak boleh digugat oleh siapa pun. Itu urusan dia dengan Tuhan," ungkap Abdul.
Di akhir, ia berharap masyarakat tidak mudah termakan isu yang tak sesuai fakta. "Kami mempertanyakan ini kok sudah ada upaya untuk menjatuhkan kredibilitas dan menzalimi klien kami," pungkasnya.