"Untuk menghindari fitnah dan tuduhan palsu mengenai video ini, maka berikut saya posting video asli tanpa edit dan blur," tulis akun tersebut.
Unggahan itu sontak menambah perhatian terhadap polemik yang tengah menyeret nama Ruben Onsu dan Sarwendah. Rekaman tanpa blur tersebut seolah menjadi respons atas keraguan warganet terhadap video yang sebelumnya beredar.
Meski demikian, identitas pria yang melakukan panggilan video dengan Ruben belum dapat dipastikan secara independen. Pemilik akun @fachrufyn_ diduga merupakan sosok yang berada di seberang panggilan video tersebut, tetapi dugaan itu belum bisa diperlakukan sebagai fakta yang terkonfirmasi.
Di sisi lain, persoalan ini juga memunculkan perdebatan mengenai privasi dan penyebaran rekaman komunikasi pribadi.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, sebelumnya menyinggung potensi konsekuensi hukum terkait perekaman dan penyebaran komunikasi privat tanpa izin. Dia menyoroti praktik merekam percakapan melalui telepon, WhatsApp Call, hingga Zoom.
"Tindakan merekam percakapan via telp/WA call dan zoom tanpa ijin adalah perbuatan MELAWAN HUKUM dan itu juga bisa menimbulkan akibat hukum bagi orang yg menyebarkan rekaman tersebut," tulis Minola dalam unggahannya di Instagram.