"Kami juga bawa nih, ini masih hangat belum lama, ya, kira-kira 11 Juli. Diduga debt collector memang datang ke rumah menyampaikan adanya tagihan. Lebih kurang ada lima orang yang mendatangi jam 21.52 WIB," ungkap Chris.
Masalah ternyata tidak berhenti di situ. Sarwendah disebut mendapat informasi bahwa rumah yang selama ini ditempatinya terancam dilelang oleh pihak bank. Kabar tersebut membuatnya memilih untuk tidak lagi mempertahankan aset yang dinilai justru berpotensi menjadi sumber persoalan baru.
"Klien kami mendapat informasi bahwa rumah itu sudah harus dilelang. Jadi klien kami tidak mau dong diberikan gono-gini yang seperti itu. Jadi ya sudahlah, enggak mau ambil pusing," kata Chris.
Bagi Sarwendah, keputusan pindah rumah bukan perkara sederhana. Selain harus memulai kehidupan di tempat baru, dia juga harus menjelaskan situasi tersebut kepada ketiga anaknya tanpa memicu konflik baru di tengah proses penyelesaian masalah dengan Ruben Onsu.
"Pasti butuh perjuangan saya ya untuk menjelaskan kenapa harus pindah. Saya akan menjelaskan seminim mungkin, sebaik mungkin tanpa memojokkan satu sama lain," ujar Sarwendah.