"Proses pemaafan itu harus dilakukan dengan cara yang legal, dengan cara yang berprosedur. Bukan pada saat kejadian terus kita diminta segera minta maaf, bukan begitu, tetapi kita menempuh jalur hukum yang ada," katanya.
Hanung juga memastikan keluarga telah memberikan maaf kepada terdakwa dalam kasus tersebut. Meski demikian, dia menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai kelanjutan perkara dan vonis kepada proses hukum yang berjalan di Pengadilan Militer.
"Kalau ditanya apakah orang tua Kala memaafkan pelaku? Kami bilang kami memaafkan. Terus apakah proses ini akan dilanjutkan atau bebas, saya bilang sesuai dengan proses hukumnya saja akan seperti apa," kata sutradara film Ayat-Ayat Cinta tersebut.
Hanung kini menganggap persoalan tersebut telah diselesaikan dengan cara yang baik. Dia juga mengapresiasi institusi militer yang telah memfasilitasi proses mediasi secara resmi dan transparan.
Bagi Hanung, keputusan untuk memaafkan bukan berarti mengabaikan proses hukum. Sebaliknya, dia ingin menunjukkan kepada anaknya bahwa persoalan dapat diselesaikan dengan tetap menghormati aturan dan mekanisme hukum yang berlaku.