BANJARBARU, iNews.id – Perkembangan modest fashion di Kalimantan Selatan mulai menunjukkan geliat yang semakin kuat. Busana muslim kini tidak hanya menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari.
Ya, busana muslim kini berkembang menjadi industri yang melibatkan banyak pelaku usaha, mulai dari penjahit, konveksi, pengrajin, hingga pemilik brand lokal. Itu juga yang menandai bahwa modest fashion bisa menjadi bisnis yang kuat.
Geliat tersebut terlihat dalam penyelenggaraan Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) Archipelago Kalimantan Selatan 2026. Ajang fashion ini menjadi ruang bagi kreativitas, budaya, dan bisnis untuk bertemu dalam satu panggung.
Perkembangan modest fashion di daerah juga menunjukkan bahwa industri ini tidak hanya bertumpu pada nama-nama besar. Justru, banyak usaha kecil yang menjadi bagian penting dari rantai produksi sebuah produk fashion.
Satu koleksi busana yang tampil menarik di hadapan konsumen, misalnya, bisa melibatkan pemasok bahan baku, penjahit, konveksi, pengrajin, hingga pemilik brand sebelum akhirnya dipasarkan. Artinya, semakin besar pasar modest fashion, semakin banyak pula pelaku usaha yang berpotensi ikut tumbuh.