Menariknya, repertoar yang dipilih banyak berasal dari lagu-lagu dalam kaset dan soundtrack film Warkop DKI. Menurut Indro, lagu-lagu tersebut bukan sekadar pengiring, tetapi menyimpan cerita dan pesan tertentu.
"Karena yang dikenal betul tuh lagu-lagu justru yang di film sama di kaset. Dan lagu-lagu di film, di kaset ada beberapa punya arti buat kami. Kami kan biasanya suka selalu menyisipkan sesuatu di lagu itu, kita ada misi. Jadi ada beberapa yang memang kita arrange untuk gitu," pungkasnya.
Dengan materi yang berasal dari karya-karya lama dan melibatkan generasi komika serta musisi masa kini, Tribute to Warkop DKI di Synchronize Fest 2026 akan menjadi pertemuan lintas generasi.
Bagi Indro, antusiasme penonton muda menjadi pengingat bahwa karya yang lahir puluhan tahun lalu masih dapat menemukan pendengarnya hari ini. Warkop DKI pun kembali hadir bukan hanya sebagai nostalgia, tetapi sebagai bagian dari perjalanan budaya pop yang terus dikenang generasi berikutnya.