Namun, sosok sang nenek yang dia panggil Neni memiliki tempat yang begitu istimewa di hatinya. Neni menjadi sosok pertama yang Baila datangi ketika menghadapi berbagai persoalan, mulai dari masalah di sekolah, membutuhkan uang tambahan untuk berbelanja, hingga sekadar ingin mempercantik kukunya.
Bahkan, sang nenek disebut selalu membela Baila di hadapan orang tuanya, meski cucunya itu berada di posisi yang salah.
Kenangan lain yang begitu membekas bagi Baila adalah ketika sang nenek selalu menemani perjalanan kariernya. Selama setahun, Neni disebut rutin mengantarkan Baila berlatih setiap hari ketika dia tengah menjalani masa latihan untuk No Na.
Tak hanya itu, sang nenek juga memastikan Baila mendapatkan makanan sehat selama menjalani aktivitasnya.
"Thank you for driving me to practice everyday for a year, while I was training for no na. Thank you for making me healthy meals to eat during lunch breaks. Thank you for always making sure I am okay," kata Baila.