Pengalaman di luar ruang kelas tersebut menjadi bekal tambahan bagi para lulusan untuk menghadapi tahap berikutnya setelah menyelesaikan pendidikan. Sebab, gelar sarjana bukan hanya menjadi penanda berakhirnya masa kuliah, tetapi juga awal perjalanan untuk membangun karier dan mengembangkan kemampuan di dunia kerja.
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, para penerima beasiswa angkatan pertama memulai pendidikan pada 2022 dengan membawa impian bagi masa depan mereka dan keluarga.
"Empat tahun lalu, para penerima beasiswa angkatan pertama memulai perjalanan pendidikan mereka dengan berbagai impian untuk masa depan mereka dan keluarganya. Banyak di antara mereka adalah anak mitra pengemudi yang setiap hari berjuang di jalan demi pendidikan anaknya," ujar Neneng.
Dia mengaku bangga melihat para penerima beasiswa tersebut berhasil menyelesaikan salah satu tahap penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Setelah lulus, para sarjana itu diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah untuk memulai karier profesional.
Untuk mendukung transisi tersebut, para lulusan mengikuti pelatihan kesiapan karier yang mencakup penyusunan dan peninjauan CV, pengembangan personal branding, simulasi wawancara dalam dua bahasa, hingga konsultasi karier secara individual.