Dia juga membantah disebut merangkul atau membela Denada. Menurut Irfan, posisinya hanya sebagai pendengar yang kebetulan mendapatkan sudut pandang lebih lengkap dibandingkan orang lain.
Lebih lanjut, Irfan menilai baik Denada maupun Ressa sama-sama memiliki hak untuk menyampaikan versi cerita mereka masing-masing. Soal siapa yang benar atau salah, dia menyebut kebenaran sepenuhnya hanya diketahui oleh pihak-pihak yang terlibat langsung.
"Menurut saya apa yang disampaikan Denada, apa yang disampaikan Ressa adalah hak mereka untuk bersuara. Apakah itu benar atau tidak? Tidak ada yang pernah tahu," bebernya.
"Sayangnya, statement Denada kepada saya dan teman-teman circle-nya, maka kami tidak bisa mengatakannya, tidak bisa mengungkapnya karena itu merupakan hak Denada," lanjutnya
Irfan kembali menegaskan bahwa apa pun yang disampaikan Denada kepadanya dan lingkaran terdekatnya tidak bisa disebarluaskan. Dia memilih menjaga cerita tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi Denada.