"Iya kami hidup apa adanya" ujar Anang.
Kondisi ruko yang ditempati Anang, Aurel, dan Azriel tak begitu besar. Mereka bertiga harus berbagi kamar untuk tidur setiap malam.
"Kami tidur bertiga coba" kata Anang.
Satu hal yang hingga kini masih menjadi kenangan Anang Hermansyah. Ruko tersebut tak hanya dihuni oleh keluarga kecil itu, tetapi juga para tikus. Anang masih ingat betul bagaimana Aurel tidur 'ditemani' oleh seekor tikus.
"Kamu nggak sadar, kamu tidur , pipi masih ngelihat, tikus itu ada di rambutmu" ujar Anang pada sang putri sulung.
Beruntung. di tengah masa sulit itu Anang Hermansyah masih memiliki anak-anak yang sangat menyayanginya. Sejak kecil Aurel mengaku sangat dekat dengan Anang, terutama saat terjadi perceraian antara Mimih dan Pipih.
"Abis yang dulu pisah itu, aku orang pertama yang tahu dan samperin pipih ke studio, udah, aku langsung gak balik lagi. uda sama Pipih" kata Aurel.