Tak hanya soal gaya hidup, Jennifer juga membantah keras sindiran yang menyebut dirinya pernah “digilir” oleh banyak lelaki. Dia menilai tudingan itu sebagai bentuk fitnah yang tidak berdasar.
“Di Bali atau di circle aku, cewek dan cowok temenan itu hal yang sangat normal. Bukan berarti aku temenan sama cowok auto digilir,” tegasnya.
Jennifer juga menanggapi tuduhan lain yang menyebut area sensitifnya berbau tidak sedap. Dia menyebut tudingan tersebut sebagai kebohongan yang keji dan tidak memiliki dasar fakta.
“Menyebar kebohongan sampai bilang bau seruangan adalah fitnah yang sangat amat keji. Mereka ngomong berdasarkan ‘katanya’, ‘katanya temen aku’,” tulis Jennifer.
Di akhir klarifikasinya, Jennifer mengaku sempat memilih diam karena tidak ingin memberikan panggung bagi isu yang menurutnya hanya berisi asumsi dan gosip. Namun ketika narasi itu terus berkembang dan berdampak pada orang-orang di sekitarnya, dia merasa perlu meluruskan semuanya.
Klarifikasi tersebut pun menuai beragam respons dari warganet. Sebagian memberikan dukungan atas keberaniannya berbicara jujur tentang masa lalu, sementara lainnya tetap mempertanyakan polemik yang terjadi.