"Karena ngurus SIM di sana susah banget. Papa Dali tuh ujian SIM mungkin lima kali gagal mulu karena pertanyaannya tuh ada 40 atau 60 pertanyaan dan kadang berubah-berubah. Jadi kayak kadang dia salah tujuh, padahal cuma boleh salah enam doang. Susah banget," katanya.
Sementara itu, Jennifer mengaku sudah memiliki international driving license atau SIM internasional. Kondisi tersebut membuat dirinya mengambil alih kemudi selama berada di Eropa.
"Ya aku yang punya international driving license, jadi ya aku yang nyetir. Dan aku enggak keberatan, aku malah senang bangun pagi, kayak produktif gitu. Aku bukan pemalas juga, jadi hepi," ujarnya.
Selain soal menyetir, Jennifer juga menceritakan kedekatan Justin dengan putri mereka, Kamari. Dia bahkan berseloroh sering merasa seperti seorang pengasuh ketika berada di Eropa karena keduanya sangat dekat.
"Mereka cinta-cintaan, sayang-sayangan, main gim, aku dicuekin aja. Paling kalau pas Kamari mau mandi atau lapar baru lari ke aku. Tapi aku hepi banget anak aku bonding-nya kuat banget sama dia," katanya.
Jennifer mengaku senang melihat hubungan Kamari dan Justin yang semakin dekat. Menurut dia, kedekatan tersebut membuat dirinya tidak mempermasalahkan ketika lebih banyak mengurus kebutuhan keluarga lainnya.