Tak hanya didukung pengambilan keputusan berdasarkan matematika, penelitian tentang hubungan pernikahan yang berhasil, nampaknya menunjukkan di usia 26 tahun. Namun, menurut Griffiths, teori 37 persen tersebut tidak lah sempurna. Namun, teori itulah yang menjadi sebuah titik di mana seseorang dapat mengambil keputusan yang paling dapat dipercaya.
Sementara itu, untuk vitalitas tubuh dan produktivitas, 26 tahun adalah usia yang cocok untuk memiliki anak pertama. Sebab, menurut Sosiologis dari University of Texas di Austin John Mirowsky, di usia itulah kesehatan bayi dan kehamilan sangat baik.
"Sebuah penelitian di California menunjukkan, bahwa usia terbaik untuk kelahiran pertama dalam hal tingkat kecacatan lahir terendah, berada di angka 26 tahun," tukas Mirowski, seperti dikutip dari Huffingtonpost.