“Selama satu tahun harus memakai kateter ke mana-mana. Selama satu tahun aktivitas menggunakan kursi roda, bertahap pakai tongkat. Sampai sekarang harus menggunakan kasur dekubitus untuk kenyamanan tulang ekornya,” tulis Levi menggambarkan penderitaan anaknya.
Di tengah perjuangan mencari keadilan, keluarga terus berupaya meminta pertanggungjawaban pihak kampus. Terbaru, Keisya Levronka bahkan turut turun tangan mendampingi sang ibu bertemu dengan pihak Untar.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada 31 Januari 2026 tersebut, Keisya datang bersama kekasihnya, Nyoman Paul. Momen itu dibagikan Levi melalui unggahan foto di media sosial.
Dalam foto tersebut, Keisya dan Nyoman Paul tampak duduk di ruang tunggu sebuah kantor di lingkungan kampus Untar. Levi pun menyematkan keterangan singkat pada unggahan itu.
“Team support ini ikut pertemuan hari ini,” tulis Levi.
Hingga kini, kasus jatuhnya Lexi Valleno Havlenda masih menjadi perhatian publik. Dukungan terus mengalir di media sosial, dengan banyak warganet mendesak agar kasus tersebut diusut tuntas dan pihak-pihak terkait bertanggung jawab demi keadilan bagi korban.