"Jadi aku suka baca buku Ayat-Ayat Cinta, wah ini buku oke nih, keren. Terus akhirnya dengar Ayat-Ayat Cinta mau difilmin. Sampai akhirnya aku syuting Ayat-Ayat Cinta jadi si Noura. Pas syuting datang ke lokasi, kok dari mulai reading semua orang kayak mushuhin gue gitu kan. Biasanya kan kita kalau pemain datang ke lokasi disambut atau ngobrol, ini aku datang ke lokasi suasananya nggak enak, Mas Hanung nggak mau nyapa, orang casting mukanya kayak bete, seluruh kru tuh ngadepin aku kayak nggak suka gitu," ujar Zaskia Adya Mecca.
Lantas Hanung menceritakan penyebab dia dan kru tak menyambut baik kedatangan Zaskia kala itu. Zaskia dinilai sebagai sosok aktris yang memaksa untuk bergabung pada film garapannya ini. Alhasil dia dan kru yang bertugas cenderung terpaksa menerima kehadiran Zaskia dalam film tersebut.
Namun seiring berjalannya waktu, ternyata benih cinta dihati Hanung Baramantyo mulai tumbuh. Alhasil sutradara bertangan dingin ini mengalami cinlok alias cinta lokasi kepada pemainnya sendiri. Kala itu Hanung Bramantyo sudah berstatus duda usai pisah dengan istri sebelumnya.
Terlebih Zaskia dinilai sebagai pemain yang berani bertanya kepada sutradara bila memiliki kendala saat syuting. Tak hanya itu, rutinitas yang nyaris setiap saat bersama Zaskia saat menjalani promo film, juga menjadi faktor penting dirinya jatuh cinta dengan sang istri.
"Pada saat itu cuma dia pemain yang berani nanya, berani untuk ngomong apa adanya. Setelah saat itu malah akrab ya, kalau aku sih justru malah respect. Pada saat itu Ayat-Ayat Cinta harus dipromosikan ke majelis ta'lim majelis ta'lim, ketika di situ ya ketemu lagi sama Zaskia," kata Hanung.