"Tubuh yang dulu ia kenal, perlahan berubah, bahkan ia telah mengorbankan pekerjaan, waktu, dan banyak hal yang dulu menjadi bagian dari dirinya, dan semuanya harus tersita demi hadirnya sebuah kehidupan untuk darah daging kami," lanjutnya.
Bagi Krisjiana, keputusan untuk tidak memiliki anak lagi seharusnya menjadi tanggung jawab bersama dalam rumah tangga. Dia menilai, ketika pasangan telah sepakat untuk berhenti menambah momongan, beban untuk mencegah kehamilan tidak seharusnya hanya diberikan kepada istri.
"Dalam pernikahan, pengorbanan seharusnya tidak berjalan satu arah. Kalau sudah sepakat memutuskan untuk tidak hamil lagi, stop bebankan semua pada istri," tulisnya.
Karena itu, Krisjiana memilih mengambil bagian dalam keputusan tersebut dengan menjalani vasektomi.
"Biarlah kita para suami yang ambil bagian saat ini," ujarnya.
Krisjiana kemudian menyampaikan terima kasih kepada dokter dan rumah sakit yang telah mendampingi proses tersebut.
"Terima kasih @dr.maruto dan @mandayaroyalhospitalpuri telah menjadi bagian dari perjalanan kami," tulisnya.
Keputusan Krisjiana menjalani vasektomi pun menjadi bagian dari perjalanan rumah tangganya bersama Siti Badriah setelah keduanya dikaruniai dua anak. Bagi Krisjiana, langkah tersebut menjadi bentuk komitmen untuk berbagi tanggung jawab dalam menentukan masa depan keluarga mereka.