Dalam video tersebut, Vilmei juga mengungkap bahwa karyawan perempuan bernama Zahra diduga mendapat bantuan dari pacarnya. Keduanya diduga bekerja sama mengambil uang Vilmei.
Vilmei kemudian mengumpulkan para karyawannya untuk membahas persoalan tersebut, termasuk Zahra yang disebut sebagai terduga pelaku.
Setelah mengetahui dugaan pencurian tersebut, Vilmei memilih membagikan ceritanya melalui media sosial.
Pengungkapan itu kemudian menarik perhatian publik karena nominal uang yang disebut hilang mencapai Rp1,2 miliar dan dugaan aksi tersebut berlangsung cukup lama.
Meski demikian, dugaan pencurian tersebut masih berdasarkan pengungkapan Vilmei di media sosial. Status seseorang sebagai pelaku tindak pidana tetap harus dibuktikan melalui proses hukum dan keputusan pihak berwenang.