Di tengah persoalan tersebut, Sarwendah disebut sempat menawarkan solusi dengan melunasi sendiri utang yang melekat pada rumah tersebut. Namun, dia meminta agar status kepemilikan aset langsung dibalik nama setelah pelunasan dilakukan.
"Sarwendah dengan tegas menyatakan kepada kami, dia mau membayar utang-utang terhadap rumah itu. Tetapi, permintaannya adalah harus langsung dibalik nama. Namun, pihak sana (Ruben) justru tidak mau membayar kewajibannya," kata Chris.
Persoalan tidak berhenti di situ. Dalam proses negosiasi, pihak Sarwendah mengaku kembali mendapat permintaan tambahan dari kubu Ruben Onsu terkait cicilan yang sebelumnya telah dibayarkan ke bank.
"Setelah klien kami memutuskan untuk oke kita akan lunasi, ada lagi tambahannya, minta dikembalikan uang yang sudah dibayar sebelumnya. Yang sudah Ruben bayarkan ke bank itu minta dibalikin, coba bayangin," ucapnya.
Sementara itu, kuasa hukum Sarwendah lainnya, Abraham Simon, mengungkapkan adanya persoalan lain yang berkaitan dengan kendaraan mewah. Dia menyebut Sarwendah masih menerima tagihan dari pihak bank untuk cicilan mobil yang saat ini berada dalam penguasaan Ruben Onsu.