Luxeed R7 Cetak Rekor Dunia, SUV Produksi Massal dengan Hambatan Udara Terendah

Dani M Dahwilani
Luxeed R7 Pure Electric Ultra mencatatkan koefisien hambatan udara (Cd) 0,217 sebagai  SUV produksi massal dengan hambatan terendah. (Foto: HIMA)

Koefisien hambatan menjadi indikator penting dalam menilai performa aerodinamis kendaraan. Faktor ini berpengaruh langsung terhadap konsumsi energi, stabilitas pada kecepatan tinggi, serta tingkat NVH atau kebisingan, getaran, dan kekasaran. Selama ini, kendaraan dengan Cd terendah umumnya berasal dari segmen sedan.

Beberapa sedan listrik tercatat memiliki Cd sangat rendah, seperti Dongfeng Forthing Xinghai S7 dengan 0,191 Cd, Arcfox Alpha S5 0,1925 Cd, Stelato S9 0,193 Cd, dan Xiaomi SU7 0,195 Cd. Dalam konteks tersebut, pencapaian 0,217 Cd pada SUV dinilai sebagai terobosan teknik signifikan, mengingat tantangan aerodinamis akibat bodi kendaraan yang lebih tinggi.

Sebagai perbandingan, SUV listrik lain masih berada di atas angka tersebut. Xiaomi YU7 tercatat memiliki Cd 0,245, Tesla Model Y Juniper 0,220, sementara Onvo L60 berada di angka 0,229. Data ini menempatkan Luxeed R7 sebagai tolok ukur baru efisiensi aerodinamis di segmen SUV listrik produksi massal.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
7 hari lalu

Bakal Luncurkan Mobil Hybrid dan Listrik di 2026, Ini Langkah Honda

Mobil
10 hari lalu

Minat Mobil Listrik di Singapura Disebut Menurun, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Megapolitan
11 hari lalu

Kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, Mobil Listrik Tabrak Separator Busway

Mobil
12 hari lalu

Hyundai Subscribe Percepat Adopsi Mobil Listrik di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal