Di sisi lain, Rais mengakui pendapatan Farel Prayoga semakin meningkat seiring dengan banyaknya kontrak iklan. "Belum lagi dia dapat iklan yang ratusan juta," ucapnya.
"Dulu ya, 1 bulan itu kadang-kadang bisa mencapai Rp1 miliar. Mungkin (jika ditotal) bisa aja di atas 5 atau di atas 6, gitu kan, atau di bawah 10, kan bisa. Namanya kira-kira, gitu lho," katanya.
Soal protesnya Joko, Rais menilai klaim ayah Farel Prayoga yang menyebut penghasilan anaknya hanya berkisar di angka satu miliaran kurang tepat.
"Rp1 miliar enggak mungkinlah Rp1 miliar. Rp1 miliar aja bisa 1 bulan waktu itu. Katakanlah dia pernah iklan 400 juta, 600 juta. Ya, gila aja, maksudnya (hanya Rp1 miliar)," ucap Rais.
Rais kemudian melihat kejanggalan dari sikap ayah Farel Prayoga ketika mempermasalahkan penghasilan sang anak. Dia menduga tujuan Joko hanya untuk menyerangnya sebagai seorang manajer.
"Jadi dia kebingungan mencari celah untuk menyerang saya," kata Rais.