Maudy Koesnaedi Kehilangan Sapardi Djoko Damono: Guru Ajari Banyak Hal, Doaku Mengiringi

Siska Permata Sari
Maudy Koesnaedi kehilangan Sapardi Djoko Damono. (Foto: Instagram)

“Pada suatu hari nanti... Dan hari itu tiba,” tulis Maudy disertai emotikon menangis.

Seperti diketahui, Sapardi Djoko Damono meninggal dunia di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan, Banten. Sapardi meninggal di usia 80 tahun.

Penyair ini terkenal melalui puisi-puisinya yang indah. Di antaranya ‘Hujan Bulan Juni’, ‘Pada Suatu Hari Nanti’, ‘Akulah si Telaga’, dan ‘Berjalan ke Barat di Waktu Pagi Hari’. Salah satu karyanya, yakni novel ‘Hujan Bulan Juni’ juga sempat diangkat ke layar lebar dengan judul sama pada 2017 silam.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
6 hari lalu

Maudy Koesnaedi dan Iwan Fals Hadir di Pertunjukan Seni Satu Abad Rahmi Hatta

9 bulan lalu

Profil Sitok Srengenge, Sastrawan yang Namanya Kembali Viral di Medsos

9 bulan lalu

Terseret Polemik Sitok Srengenge, Sal Priadi Kini Lebih Bijak Terima Ajakan Foto Bareng

9 bulan lalu

Tegas! Sal Priadi Bantah Bela Sitok Srengenge usai Foto Barengnya Viral

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal