"Ternyata anakku kembar dua. Yang kedua ini sedih, itu sedihnya melebihi putus cinta, melebihi kehilangan apa pun. Tahu lah namanya ya kembar,” ungkap Syahrini, dikutip dari kanal YouTube miliknya saat berbincang dengan Choky Sitohang, Kamis (3/9/2026).
Kehilangan tersebut semakin berat karena terjadi di tengah pandemi Covid-19. Situasi pandemi membuat perjalanan dan pelayanan medis menjadi jauh lebih sulit.
Syahrini kemudian harus kembali ke Singapura untuk menjalani tindakan medis. Saat itu, Singapura sedang menerapkan lockdown sehingga kondisi yang dihadapinya terasa semakin berat.
“Aku pulang dengan kesedihan dan pulang ke Singapura lockdown waktu itu. Benar-benar berjuang dikuret, sakit kan waktu itu. Terus satu tahun nggak boleh hamil dulu karena dua kali kan keguguran,” lanjutnya.
Setelah mengalami dua kali keguguran, Syahrini dan Reino Barack masih harus menjalani penantian panjang untuk mendapatkan buah hati.