Puncak Karier
Karena kepopuleran Lies saat itu, Majalah Dunia Film memberikan penghargaan kepada Lies Noor pada 15 Juli1954. Sebuah artikel di majalah Film Varia Agustus 1954 mengatakan Lies harapan baru untuk perfilman Indonesia.
Puncak karier Lies bisa dibilang terjadi pada 1955, di mana dia sangat aktif dalam bermain film. Ada 5 film yang dibintanginya di tahun ini Peristiwa Di Danau Toba, Sampai Berdjumpa Pula, Ibu dan Putri, Oh, Ibuku dan Gagal. Lies juga sempat diundang beberapa kali ke Festival Film Asia Pasifik di tahun 1956 di Hong Kong usai membintangi film Rajuan Alam (1957) di Tokyo pada tahun yang sama.
Meninggal di Usia
Setelah lulus dari bangku SMA Lies menikah dengan kekasihnya Firmansjah (Dick) dan dikaruniai seorang putra. Lies pun mulai sibuk mengurus keluarga kecilnya. Sayangnya karier Lies Noor harus terhenti pada 1961. Film terakhir yang dibintanginya berjudul Pesan Ibu (1961).
Setelah itu Lies mengidap penyakit Encephalitis atau radang otak yang membuatnya harus meninggalkan dunia untuk selama-lamanya. Lies mengembuskan napas terakhirnya pada 14 Maret 1961 di Rumah Sakit Cikini setelah berjuang melawan penyakitnya selama dua hari menjalani perawatan. Lie meninggal dunia di usia yang masih sangat muda, yakni 18 tahun.