"Sudah pasti jumlahnya kami tidak tahu, tapi dipastikan kerugiannya cukup lumayan, karena kan banyak kontrak-kontrak yang akhirnya tidak bisa dijalankan," kata Daru.
Saat ditanya nasib beberapa bisnis Inara, sang pengacara mengaku tak mengetahui secara pasti. Ia memprediksi mayoritas bisnis Inara juga terganggu imbas laporan ini.
"Ya, mungkin satu dua masih (berjalan) aja gitu lho. Tapi sebagian besar hampir 90% lebih itu sementara menunggu perkara ini selesai. Seperti itu," bebernya.