JAKARTA, iNews.id – Perjalanan Opal Suchata Chuangsri sebagai Miss World 2025 akhirnya sampai di penghujung masa jabatan. Setelah satu tahun membawa nama Thailand di panggung dunia, Opal harus melepaskan mahkota yang pernah mengantarkannya mencatat sejarah sebagai perempuan Thailand pertama yang memenangkan Miss World.
Momen perpisahan itu menjadi semakin emosional ketika Opal Suchata membagikan pesan haru melalui media sosial. Bagi dia, melepas mahkota bukan sekadar mengakhiri sebuah periode, melainkan kesempatan untuk mengenang perjalanan panjang, orang-orang yang ditemui, serta nilai yang telah dibawa selama menjadi Miss World.
Sebagai penutup perjalanan, Opal memilih mengenakan gaun putih strapless rancangan SIRIVANNAVARI. Gaun itu dibuat secara khusus untuk momen penting tersebut dan terinspirasi dari busana kerajaan yang dikenakan Her Majesty Queen Sirikit The Queen Mother, sosok yang dikenal memperjuangkan keindahan tekstil Thailand hingga dikenal di panggung dunia.
Gaun tersebut dibuat menggunakan lebih dari 108 meter kain sutra dari SUPPORT Foundation. Kain itu kemudian dibentuk menjadi siluet elegan yang terinspirasi dari burung merak yang sedang membentangkan ekornya, simbol ikonik SIRIVANNAVARI.
Tidak hanya indah secara visual, setiap detail gaun juga memiliki makna. Struktur gaun dirancang dengan sangat presisi untuk menggambarkan filosofi Beauty with a Purpose, bahwa kecantikan tidak semata-mata untuk dikagumi, tetapi juga seharusnya memiliki tujuan dan memberikan sesuatu bagi orang lain.