Selain menyoroti saksi, pihak Nikita juga menyinggung soal temuan terkait produk kecantikan Glowing Booster Cell yang sebelumnya telah dibahas dalam persidangan. Mereka mengklaim terdapat ketidaksesuaian data penjualan dan status peredaran produk tersebut.
"Data yang kami temukan menunjukkan adanya perbedaan informasi terkait produk itu. Ini juga akan kami dalami lebih lanjut di persidangan berikutnya," tambah Usman.
Tak hanya itu, pihak Nikita Mirzani juga kembali menyoroti dokumen yang menyebut adanya penghasilan fantastis hingga Rp6,7 miliar dari pihak Reza Gladys. Mereka meminta agar hal tersebut ditelusuri lebih jauh oleh lembaga terkait.
"Saya baru dengar ada karyawan yang punya penghasilan sebesar itu. Kami minta Dirjen Pajak untuk melakukan audit, apakah benar sudah dilaporkan atau belum," kata Usman.
Ia juga menyebut perlunya penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang jika ditemukan indikasi ketidakwajaran aliran dana. Menurut Usman, kalau memang ada yang tidak sesuai, pihaknya mendorong PPATK untuk ikut menelusuri aliran dananya.