JAKARTA, iNews.id - Di tengah proses penyelidikan dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) bernama Herawati, penyalur ART Nia Damanik mengaku trauma kembali menyalurkan pekerja ke rumah Erin Wartia. Dia bahkan menyebut nama Erin sudah lama masuk daftar hitam sejumlah yayasan tenaga kerja.
Pengalaman yang dialami Herawati membuat Nia tidak ingin mengambil risiko serupa terjadi kepada pekerja lain di kemudian hari. Dia memastikan tidak akan lagi mengirim ART ke rumah Erin usai kasus tersebut mencuat.
"Trauma lah, pasti jelas trauma. Dan saya nggak mungkin mau lagi (menyalurkan ART ke sana)," ujarnya.
Nia mengungkapkan, nama Erin sudah cukup dikenal di kalangan penyalur ART karena rekam jejaknya. Menurut dia, banyak yayasan akhirnya memilih tidak lagi menyalurkan pekerja ke rumah Erin.
"Ya benarlah, benar (banyak di-blacklist). Itu nanti saya jelaskan di situ," kata Nia Damanik usai menjalani pemeriksaan klarifikasi atas laporan Herawati pada Kamis (7/5/2026).