Salah satu fakta menarik tentang Joheirry adalah profesinya sebagai guru Literature dan Social Studies.
Menariknya, kedua mata pelajaran tersebut diajarkan dalam bahasa Inggris. Pengalaman di ruang kelas membuat Joheirry memiliki perhatian besar terhadap perkembangan anak, khususnya dalam membangun kemampuan berpikir kritis dan mengembangkan potensi mereka secara menyeluruh.
Latar belakang tersebut kemudian menjadi bagian penting dari visi Joheirry ketika tampil di panggung Miss World.
Baginya, pendidikan bukan sekadar proses belajar di dalam kelas. Pendidikan dapat menjadi pintu bagi anak-anak untuk memperoleh kepercayaan diri, kesempatan, dan masa depan yang lebih luas.
Joheirry juga merupakan pendiri sekaligus presiden Voices of Tomorrow, sebuah inisiatif yang berfokus pada perluasan akses pendidikan bahasa Inggris bagi anak-anak dan kaum muda dari komunitas rentan.