Ya, memasuki usia remaja hingga dewasa, Syahravi mulai menekuni dunia musik secara serius. Ia dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu, produser musik, sekaligus gitaris.
Debut musiknya dimulai dengan mini album KITA (2015) yang menandai langkah awalnya sebagai solois. Ia kemudian terus mengembangkan musikalitasnya lewat berbagai rilisan yang menggabungkan pop, R&B, dan soul modern.
Syahravi juga dikenal memiliki latar pendidikan yang cukup kuat, termasuk menempuh studi di bidang manajemen di salah satu perguruan tinggi ternama di Bandung. Latar belakang ini disebut ikut membantunya dalam memahami industri musik secara lebih profesional.
Sepanjang kariernya, Syahravi telah merilis sejumlah karya seperti album Body Language (2019), Lovecycle (2024), hingga berbagai single digital yang memperkuat eksistensinya di industri musik independen.
Beberapa karyanya bahkan dibuat dengan pendekatan produksi mandiri, di mana ia terlibat langsung dalam proses penulisan, aransemen, hingga produksi musiknya sendiri.